Padang (Komisi Yudisial) – Ketua Komisi Yudisial (KY) Aidul Fitriciada Azhari menegaskan, KY akan terus berupaya menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat, serta perilaku hakim karena hakim adalah profesi yang mulia. Etika hakim harus dijaga dengan baik, sehingga tidak ada lagi hakim yang akan melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH).
"Seharusnya hakim-hakim di Indonesia ini harus berpikir bahwa mereka sudah dalam tahap self actualization need. Tahap tersebut adalah tahap di mana seseorang sudah tidak memikirkan materialistis ataupun memikirkan keuntungan pribadi. Namun tidak bisa kita pungkiri, masih ada saja ada hakim yang bermain nakal di belakang,” urai Aidul saat menjadi narasumber tunggal dalam seminar Quo Vadis Kewenangan KY dalam Menegakkan Etika Profesi Hakim Rabu (04/05) di Ruang Seminar Gedung F Universitas Andalas, Padang.
Salah satu upaya yang dilakukan KY kepada para hakim agar senantiasa menjaga pelaksanaan KEPPH dalam kehidupan sehari-hari adalah program Pemantapan KEPPH. Menurut Aidul, tujuan program ini adalah untuk memantapkan dan mendalami poin-poin aturan yang ada di dalamnya, serta untuk menjaga kehormatan dan keluhuran martabat hakim ketika bertugas maupun di luar tugas kehakiman.
Hakim dalam menjalankan tugasnya diharapkan dapat mengerti batasan-batasan atau aturan yang tidak dapat dilewati olehnya. Karenanya, KY memiliki kewajiban untuk mengedukasi hakim tentang KEPPH agar kehormatan dan keluhuran martabatnya dipandang baik oleh masyarakat.
“KY berharap dengan adanya seminar ini para mahasiswa Fakultas Hukum lebih mengetahui tentang poin-poin apa saja yang harus dimiliki hakim dan apa saja rambu-rambu yang tidak boleh dilanggar oleh hakim. Selain itu, adik-adk diharapkan dapat membantu dalam mengawasi hakim untuk peradilan yang lebih bersih,” harap Aidul. (KY/Gaudi/Festy)
KEPPH Melindungi Harkat dan Martabat Hakim
Berita Terkait
- Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja KY dalam Pengawasan Hakim
- Penghubung KY Sulsel Koordinasi dengan Pengadilan Militer III-16 Makassar
- Pimpinan dan Anggota KY Temui Menteri PPN/Kepala Bappenas Bahas Isu Penguatan Kelembagaan KY
- KY Ajukan 11 Calon Hakim Agung dan 3 Calon Hakim ad hoc di MA ke DPR
- Penghubung KY Papua Barat Gelar Edukasi Publik di Ransiki
- Calon Hakim Ad Hoc HAM MA Roki Panjaitan: Penerapan Tanggung Jawab Sipil dan Komando dalam Pelanggaran HAM Berat Sama
- Calon Hakim ad hoc HAM MA Edwin Partogi Pasaribu: Kebebasan Beragama Bagian dari Non-Derogable Rights
- Calon Hakim ad hoc Tipikor Sudiyo: Pertimbangan Hukum Perlu Perkuat Fungsi Pencegahan Tipikor
- Calon Hakim ad hoc MA Tipikor Andreas Eno Tirtakusuma: Aset TPPU Tetap Dapat Disita meski Pelaku Meninggal Dunia
- Penghubung KY Kalsel Terima Kunjungan Kerja Anggota Komisi III DPR Habib Aboe Bakar Al-Habsyi
English
Bahasa